Madu dan temulawak memiliki peran yang berbeda, Bun. Madu membantu melengkapi asupan harian melalui kandungan nutrisi alami yang mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, dan antioksidan, sedangkan temulawak dikenal karena manfaatnya dalam membantu meningkatkan nafsu makan.
Saat keduanya dipadukan, kombinasi ini dapat membantu menjaga asupan makan anak tetap lebih optimal, terutama pada fase ketika nafsu makannya sedang naik turun atau berat badannya menjadi perhatian Bunda.
Temulawak Madu untuk Apa?
Madu dan temulawak bukan sekadar kombinasi dua bahan alami, tetapi perpaduan yang saling melengkapi, mulai dari membantu meningkatkan nafsu makan hingga mendukung asupan harian anak.
Temulawak Membantu Meningkatkan Nafsu Makan
Bunda mungkin mengenal temulawak sebagai herbal untuk anak susah makan. Ternyata, manfaat ini didukung oleh beberapa senyawa alami yang terkandung di dalam temulawak, seperti:
- Kurkuminoid, yang membantu merangsang produksi empedu sehingga proses pencernaan dapat berjalan lebih baik. Saat pencernaan terasa nyaman, anak biasanya lebih siap untuk makan.
- Xanthorrhizol, senyawa khas temulawak yang berperan dalam mendukung kesehatan saluran pencernaan.
- Flavonoid dan senyawa fenolik, yaitu senyawa bioaktif yang turut berkontribusi pada berbagai manfaat kesehatan temulawak.
Manfaat temulawak tersebut menjadi relevan ketika Si Kecil mulai makan hanya beberapa suap, sering menolak makanan, atau nafsu makannya naik turun dari hari ke hari.
Berbagai studi menunjukkan bahwa temulawak dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak, memperbaiki pola konsumsinya, dan mendukung pertambahan berat badan ketika asupan makannya sebelumnya kurang optimal.
Penelitian pada balita juga menemukan bahwa kombinasi khasiat temulawak dan madu menghasilkan pertambahan berat badan yang lebih tinggi dibanding pemberian temulawak saja. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua bahan tersebut dapat saling melengkapi, terutama untuk anak yang nafsu makannya sedang turun.
Madu Membantu Melengkapi Asupan Harian
Madu bukan hanya disukai anak karena rasanya yang manis, Bun. Di dalamnya juga terdapat berbagai nutrisi alami yang dapat membantu melengkapi asupan harian Si Kecil.
Beberapa kandungan yang sering ditemukan dalam madu antara lain:
- Glukosa dan fruktosa, yaitu karbohidrat alami yang digunakan tubuh sebagai sumber energi untuk bermain, belajar, dan beraktivitas setiap hari.
- Vitamin B kompleks, yang berperan dalam membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi yang dapat digunakan oleh tubuh anak.
- Mineral, seperti kalsium, kalium, magnesium, dan zat besi, yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung berbagai fungsi dan proses pertumbuhan.
- Antioksidan alami, yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari paparan radikal bebas.
- Enzim alami, yang membantu mendukung proses pencernaan dan menjadi salah satu kandungan khas yang membuat madu berbeda dari gula biasa.
Kandungan nutrisi tersebut membuat madu sering diberikan sebagai pelengkap asupan harian anak. Nilai tambah lainnya, rasa manis alami pada madu biasanya disukai Si Kecil.
Saat Digabungkan, Manfaatnya Menjadi Lebih Lengkap
Temulawak dan madu memiliki peran yang berbeda, tetapi saling melengkapi. Temulawak membantu meningkatkan nafsu makan melalui senyawa aktif seperti kurkuminoid, sedangkan madu membantu melengkapi asupan harian melalui kandungan karbohidrat, vitamin, mineral, dan antioksidan alaminya.
Inilah mengapa khasiat temulawak dan madu untuk anak dapat mendukung pola makan yang lebih baik. Bahkan, penelitian pada balita menunjukkan bahwa kombinasi temulawak dan madu dapat membantu mendukung pertambahan berat badan yang lebih baik dibandingkan pemberian temulawak saja.
Kapan Bunda Perlu Memberikan Madu Temulawak untuk Anak?
Jadi, kapan sebaiknya Bunda memberikan khasiat temulawak dan madu untuk anak?
Saat Si Kecil Sedang Aktif Mengeksplorasi Banyak Hal
Usia anak identik dengan rasa ingin tahu yang tinggi, Bun. Mulai dari berlari, bermain, belajar berbicara, hingga mencoba berbagai hal baru setiap hari.
Pada fase ini, madu temulawak dapat menjadi pendamping untuk membantu menjaga nafsu makan sekaligus melengkapi asupan hariannya agar kebutuhan nutrisi dan energi Si Kecil tetap terjaga.
Saat Jadwal Makan Mulai Berantakan
Hari ini sarapan dengan lahap, besok malah lebih tertarik bermain daripada makan. Situasi seperti ini cukup sering terjadi pada anak. Ketika jadwal dan pola makan mulai tidak konsisten, madu temulawak dapat menjadi pendamping untuk membantu menjaga nafsu makan sehingga asupan harian anak tetap terpenuhi.
Saat Berat Badan Anak Tidak Sesuai Kurva Pertumbuhan
Jika berat badan anak cenderung stagnan atau tidak mengikuti kurva pertumbuhannya, salah satu hal yang biasanya perlu diperhatikan adalah kecukupan asupan makan sehari-hari.
Kombinasi temulawak dan madu dapat membantu meningkatkan nafsu makan dan asupan nutrisi, sehingga dapat menjadi pendamping untuk mendukung pertumbuhan anak, termasuk pencapaian berat badan yang sesuai dengan usianya.
Produk Madu Temulawak untuk Anak, Apa yang Perlu Diperhatikan?
Madu temulawak untuk anak cukup mudah ditemukan di pasaran. Namun, sebelum memilih produk tertentu, ada beberapa hal yang sebaiknya Bunda perhatikan agar manfaat yang didapat Si Kecil lebih optimal.
Perhatikan Kandungannya, Bukan Hanya Nama Produknya
Tidak semua produk madu temulawak memiliki kandungan yang sama, Bun. Selain melihat adanya madu dan temulawak, Bunda juga bisa memperhatikan komposisi pendukung lainnya, jumlah kandungan yang tertera pada kemasan, serta manfaat yang ditawarkan untuk mendukung kebutuhan Si Kecil.
Biolysin Vitahoney dengan Madu, Temulawak, dan Ekstrak Ikan Gabus
Biolysin Vitahoney tidak hanya mengombinasikan madu temulawak, tapi juga ekstrak ikan gabus. Berikut komposisinya:
- Madu 15 gram
- Ekstrak temulawak 134 mg
- Ekstrak ikan gabus 500 mg
Madu membantu melengkapi asupan harian melalui kandungan nutrisi alaminya. Temulawak membantu meningkatkan nafsu makan, sedangkan ekstrak ikan gabus mengandung protein dan albumin yang dibutuhkan tubuh selama masa pertumbuhan.
Perpaduan ini membuat manfaat yang didapat Si Kecil tidak hanya berasal dari madu temulawak saja, tetapi juga dari tambahan nutrisi yang mendukung tumbuh kembangnya.
Setiap anak memiliki kebutuhan yang berbeda, Bun. Namun, saat nafsu makan sedang naik turun atau berat badan Si Kecil belum sesuai harapan, kombinasi madu, temulawak, dan ekstrak ikan gabus dalam Biolysin Vitahoney dapat menjadi pendamping untuk membantu menjaga asupan dan kebutuhan nutrisinya sehari-hari.
Sumber:
- Journal STKIPMB. 2025. Ketahui 19 Manfaat Temulawak & Madu, Atasi Masalah Pencernaan – Repository. https://jurnal.stkipmb.ac.id/ketahui-19-manfaat-temulawak-madu-atasi-masalah-pencernaan-repository/. Diakses pada 8 Oktober 2025.
- Vol. 15 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Universitas Indonesia Maju Terbitan Juni 2025. Efektivitas Penggunaan Temulawak dan Madu untuk Meningkatkan Nafsu Makan pada Balita. https://journals.uima.ac.id/index.php/jiki/article/view/3256. Diakses pada 8 Oktober 2025.
- South Eastern European Journal of Public Health. 2024. The Effectiveness of Temulawak (Curcuma Xanthorriza) Plus Honey in Increasing Children Under Five Years’ Body Weight. https://www.researchgate.net/publication/385727008_The_Effectiveness_of_Temulawak_Curcuma_Xanthorriza_Plus_Honey_in_Increasing_Children_Under_Five_Years’_Body_Weight. Diakses pada 8 Oktober 2025.