Apa saja kandungan ikan gabus? Ikan gabus mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, mulai dari protein, albumin, lemak sehat, omega-3, vitamin, mineral, hingga asam amino esensial. Kombinasi kandungan inilah yang membuat ikan gabus dikenal sebagai salah satu sumber nutrisi yang baik untuk mendukung kebutuhan anak selama masa pertumbuhan.
Kandungan Gizi Ikan Gabus dalam Sekali Porsi
Dalam 100 gram ikan gabus segar, terdapat berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, mulai dari protein, lemak sehat, vitamin, hingga mineral. Yuk, kenali satu per satu kandungan ikan gabus dan perannya bagi tubuh Si Kecil.
Protein
Dalam 100 gram ikan gabus terdapat sekitar 16,2 gram protein. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa ikan gabus memiliki kandungan protein hingga 25,2%, sehingga dikenal sebagai salah satu ikan air tawar dengan kandungan protein yang tinggi.
Protein dibutuhkan tubuh untuk membentuk dan memperbaiki jaringan, mendukung pertumbuhan otot, serta membantu produksi enzim dan hormon.
Pada anak, asupan protein yang cukup juga berperan dalam mendukung pertumbuhan tinggi badan, berat badan, serta perkembangan fisik secara keseluruhan.
Albumin
Salah satu kandungan yang paling sering dikaitkan dengan ikan gabus adalah albumin, yaitu jenis protein yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh serta membantu mengangkut berbagai nutrisi ke sel dan jaringan.
Beberapa penelitian melaporkan bahwa kandungan albumin ikan gabus berkisar antara 13,95% hingga 19,61%, menjadikannya salah satu sumber albumin alami yang cukup tinggi.
Albumin memiliki beberapa fungsi penting bagi tubuh, antara lain:
- Membantu mendistribusikan vitamin, mineral, dan nutrisi ke berbagai jaringan tubuh.
- Membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.
- Mendukung proses regenerasi dan perbaikan jaringan.
- Membantu proses pemulihan setelah sakit atau cedera.
Kandungan albumin yang tinggi inilah yang membuat ikan gabus banyak diperhatikan sebagai sumber nutrisi untuk mendukung pertumbuhan dan membantu proses pemulihan tubuh.
Omega-3 dan Omega-6
Ikan gabus mengandung asam lemak esensial omega-3 dan omega-6, termasuk docosahexaenoic acid (DHA) dan arachidonic acid (AA).
DHA (omega-3) dikenal berperan dalam mendukung perkembangan otak, fungsi saraf, dan kesehatan mata anak. Sementara itu, AA (omega-6) membantu mendukung pertumbuhan serta perkembangan jaringan tubuh.
Mineral
Ikan gabus mengandung apa? Ikan gabus juga mengandung berbagai mineral yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan dan kesehatan anak. Dalam 100 gram ikan gabus terdapat:
- Kalium (254 mg): membantu menjaga fungsi otot dan saraf.
- Kalsium (170 mg): mendukung pertumbuhan tulang dan gigi.
- Fosfor (139 mg): bekerja bersama kalsium untuk membantu menjaga kekuatan tulang.
- Natrium (65 mg): membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.
- Zinc (0,4 mg): berperan dalam pertumbuhan, proses penyembuhan luka, dan fungsi sistem imun.
- Tembaga (0,3 mg): membantu pembentukan sel darah merah.
- Zat Besi (0,1 mg): dibutuhkan tubuh untuk membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Kombinasi berbagai mineral tersebut membantu mendukung pertumbuhan tulang, fungsi otot, sistem imun, hingga berbagai proses penting yang dibutuhkan tubuh anak selama masa pertumbuhan.
Vitamin
Selain protein dan albumin, ikan gabus juga mengandung beberapa vitamin yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung berbagai fungsi penting. Dalam 100 gram ikan gabus terdapat:
- Vitamin A (335 mcg): membantu menjaga kesehatan mata serta mendukung sistem imun.
- Vitamin B1 / Tiamin (0,4 mg): membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi.
- Vitamin B2 / Riboflavin (0,2 mg): berperan dalam pertumbuhan dan fungsi sel tubuh.
- Vitamin B3 / Niasin (0,1 mg): membantu proses metabolisme dan mendukung kesehatan sistem saraf.
Meski jumlahnya tidak sebanyak protein, vitamin-vitamin ini tetap berperan dalam membantu tubuh Si Kecil tumbuh dan berfungsi dengan baik setiap hari.
Asam Amino Esensial
Pernah dengar istilah asam amino esensial, Bun? Ini adalah jenis asam amino yang tidak bisa dibuat sendiri oleh tubuh sehingga harus didapat dari makanan. Kabar baiknya, ikan gabus mengandung berbagai asam amino esensial yang membantu tubuh menghasilkan enzim, hormon, dan berbagai senyawa penting lainnya.
Jadi, saat Si Kecil makan ikan gabus, ia tidak hanya mendapatkan protein, tetapi juga kandungan yang membuat protein tersebut bisa dimanfaatkan tubuh dengan lebih optimal.
Total Energi
Selain kaya protein, ikan gabus juga menyumbang energi untuk tubuh. Dalam 100 gram ikan gabus terdapat sekitar 80 kalori.
Angka ini mungkin tidak terdengar besar, tetapi justru menjadi salah satu keunggulan kandungan ikan gabus. Si Kecil bisa mendapatkan berbagai nutrisi penting, seperti protein, albumin, vitamin, dan mineral, tanpa tambahan kalori yang terlalu tinggi.
Agar Anak Suka Makan Ikan Gabus
Tak sedikit anak yang langsung menolak saat melihat ikan di piringnya, Bun. Padahal, kandungan gizi ikan gabus cukup menarik untuk dikenalkan sejak dini. Kalau Si Kecil masih menolak, jangan buru-buru menyerah dulu. Ada beberapa cara yang bisa dicoba.
Olah Menjadi Menu Favorit Anak
Ikan gabus tidak harus selalu disajikan dalam bentuk ikan goreng atau sup. Bunda bisa mengolahnya menjadi menu yang lebih akrab di lidah anak dan dengan bentuk lucu yang menarik perhatian anak, seperti:
- bakso ikan,
- siomay,
- kroket,
- nasi tim,
- campuran omelet,
- nugget homemade,
- bola-bola ikan.
Terkadang yang ditolak anak bukan ikannya, melainkan aroma, tekstur, atau tampilannya. Sedikit kreativitas saat mengolah makanan bisa membuat Si Kecil lebih tertarik untuk mencoba.
Pilih Nutrisi Pendamping dengan Ekstrak Ikan Gabus
Kalau Si Kecil masih belum mau makan ikan gabus secara langsung, Bunda tetap bisa mempertimbangkan sumber nutrisi lain yang mengandung ekstrak ikan gabus.
Salah satunya adalah Biolysin Vitahoney, yang mengombinasikan ekstrak ikan gabus, madu, dan temulawak dalam satu produk. Dengan cara ini, Si Kecil tetap bisa mendapatkan manfaat nutrisi dari ikan gabus tanpa harus berhadapan langsung dengan rasa atau aroma ikan yang mungkin belum disukainya.
Apalagi, masa mengenalkan makanan baru pada anak memang sering membutuhkan waktu. Yang terpenting, kebutuhan nutrisinya tetap dapat terpenuhi sambil perlahan membangun kebiasaan makan yang lebih beragam.
Saat Si Kecil Belum Suka Makan Ikan Gabus
Jika Si Kecil masih enggan makan ikan gabus, kebutuhan nutrisinya tetap bisa didukung melalui pilihan yang lebih praktis.
Biolysin Vitahoney sebagai Alternatif yang Praktis
Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah Biolysin Vitahoney, yang mengandung ekstrak ikan gabus, madu, dan ekstrak temulawak. Produk ini dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak tanpa harus mengandalkan konsumsi ikan gabus secara langsung setiap hari.
Kombinasi Nutrisi dalam Satu Produk
Yang menarik, Biolysin Vitahoney tidak hanya mengandalkan satu bahan saja. Di dalamnya terdapat kombinasi:
- Ekstrak ikan gabus 500 mg
- Madu asli 15 g
- Ekstrak temulawak 134 mg
Ekstrak ikan gabus melengkapi kebutuhan protein, madu memberikan nutrisi alami, sementara temulawak dikenal dapat membantu meningkatkan nafsu makan anak. Kombinasi ini membuat manfaat yang didapat Si Kecil menjadi lebih lengkap dalam satu sajian.
Cara Konsumsi Biolysin Vitahoney
Biolysin Vitahoney dapat diberikan kepada anak usia di atas 2 tahun sebanyak 1 sendok makan (15 ml) per hari
Pilihan ini bisa membantu Bunda memberikan manfaat kandungan ikan gabus secara lebih praktis, terutama saat Si Kecil masih pilih-pilih makanan atau belum terbiasa mengonsumsi ikan.
Kini Bunda sudah tahu bahwa kandungan ikan gabus tidak hanya dikenal sebagai sumber protein, tetapi juga mengandung albumin, asam amino esensial, omega-3, omega-6, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.
Bagi Si Kecil yang masih belum suka makan ikan gabus, Biolysin Vitahoney dapat menjadi pilihan praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Dengan kombinasi ekstrak ikan gabus, madu, dan temulawak, Biolysin Vitahoney membantu meningkatkan nafsu makan anak, membantu memperbaiki penyerapan nutrisi, serta membantu memelihara kesehatan tubuh Si Kecil selama masa pertumbuhan.
Sumber:
- Academia. 2026. Albumin And Zinc Content Of Snakehead Fish (Channa striata) Extract And Its Role In Health. 2026.https://www.academia.edu/22656606/Albumin_And_Zinc_Content_Of_Snakehead_Fish_Channa_striata_Extract_And_Its_Role_In_Health. Diakses pada 19 September.
- Achmad Syauqibik , Junianto Junianto , Nur Fitrianto , Iis Rostini. 2025. Variations In The Addition Of Snakehead Fish (Channa Striata) Flour On The Level Of Favorability And Nutritional Profile Of Velvet Bean Tempeh. https://jperairan.unram.ac.id/index.php/JP/article/view/1484. Diakses pada 19 September 2026.
- Universitas Gadjah Mada. 2026. Tinggi Kadar Albumin, Ketahui Manfaat Mengonsumsi Ikan Gabus. https://ugm.ac.id/id/berita/tinggi-kadar-albumin-ketahui-manfaat-mengonsumsi-ikan-gabus/. Diakses pada 19 September 2026.
- Siloam Hospitals Medical Team. 2024. The Health Benefits of Snakehead Fish (Channa Striata), Don’t Miss Out! https://www.siloamhospitals.com/en/informasi-siloam/artikel/the-health-benefits-of-snakehead-fish-channa-striata-dont-miss-out. Diakses pada 19 September 2026.
- My Food Data. 2026. Nutrition Facts Search Tool. https://tools.myfooddata.com/nutrition-facts/100072385/wt1. Diakses pada 19 September 2026.